Rabu, 31 Januari 2018

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

WISATA AKHIR ZAMAN


Telalu lama aku menunggu untuk berjalan seperti yang sudah-sudah aku lakukan, Dalam barisan panjang anak yang hilang, hilang dari bisingnya dunia mencari titik abadi dalam keyakinan yang kuat.

Jangan enkau gantikan diriku dengan yang lain, kakiku masih kuat, Air mataku belumlah kering, Lidahku belum berhenti menyebut nama-Mu.

Aku ingin habiskan umurku bersamamu, jauh dari anak dan istriku, hanya kau dan aku, yang di batasi dosa masa lalu, sebagai penyambung lidah kekasihku dan kekasih-Mu.

Aku Bosan disini terlalu banyak jalan di depanku, semuanya terlihat indah namu ku tahu itu hanya fatamorgana, ketika matahari tenggalam maka semuanya akan menjadi gelap.

Wahai sayangku, aku ingin terbang dengan semua yang aku miliki, tak akan aku sisakan sedikitpu karena ku tau Engkau bersamanya, mendidiknya dengan guru terbaik, menjaganya dengan pengawal yang tak terkalahkan dengan apapun di muka bumi ini.

Sayangku, aku takut waktuku tak lama lagi, bawalah aku berjalan sampai ke ujung dunia walau itu tak terbatas, aku takut badanku bau, aku takut kakiku kakuh, mataku silau, dan hatiku mendua, tolong jaga cintaku, kau tahu kan, itu hanya untuk-Mu?.

Kekasihku, aku terlihat gagah bilah aku terus berjalan, melihat-lihat keindahan yang Engkau ukir, sebelum benar-benar aku jumpa dengan Kau.